Social Distancing

Kita tahu Indonesia dan beberapa negara sedang mengalami sebuah virus yaitu Covid-19 yang menyerang manusia dan dapat membuat kematian pada orang yang memiliki riwayat penyakit walaupun bisa terjadi juga kematian pada orang yang berumur muda tapi sangat kecil. Virus ini juga dapat sembuh jika orang tersebut memiliki antibodi yang baik, diketahui juga jika orang sudah terkena virus ini jika sembuh maka paru-paru mereka akan rusak. Maka pemerintah Indonesia memberikan himbauan untuk melakukan Social Distancing.

Jadi apa itu Social Distancing?
Social Distancing adalah salah satu langkah pencegahan dan pengendalian infeksi virus Covid-19 dengan menganjurkan orang sehat untuk membatasi kunjungan ke tempat ramai dan kontak langsung dengan orang lain.
Ketika menerapkan social distancing, seseorang tidak diperkenankan untuk berjabat tangan serta menjaga jarak setidaknya 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita COVID-19.

Selain itu, ada beberapa contoh penerapan social distancing yang umum dilakukan, yaitu:
  • Bekerja dari rumah (work from home)
  • Belajar di rumah secara online bagi siswa sekolah dan mahasiswa
  • Menunda pertemuan atau acara yang dihadiri orang banyak, seperti konferensi, seminar, dan rapat, atau melakukannya secara online lewat konferensi video atau teleconference
  • Tidak mengunjungi orang yang sedang sakit, melainkan cukup melalui telepon atau video call
Dalam Social Distancing kita juga harus mempersiapkan beberapa hal seperti menyiapkan bahan-bahan makanan tetapi kita harus berbelanja dalam jumlah yang wajar karena banyak orang yang juga sama membutuhkan bukan hanya kita saja, kita juga harus menyediakan obat-obatan jika ada yang sakit seperti demam, flu, batuk, pilek, dan yang lainnya. 

WHO tetapi sudah meminta orang-orang untuk Physical Distancing dibandingkan Social Distancing karena banyak orang yang keliru dalam pengunaan arti Social Distancing. 
Physical Distancing berarti untuk menjaga jarak fisik atau menghindari kontak dengan orang-orang dan menghindari mengunjungi tempat-tempat yang ramai atau berkumpul dengan banyak orang.

Dalam Social Distancing, beberapa orang pasti akan merasa bosan maka kita dapat melakukan beberapa aktivitas seperti melakukan olahraga, menonton film yang tidak dapat ditonton karena perkerjaan, mendengarkan musik, membersihkan rumah, mendekatkan diri dengan Tuhan, bermain dengan orang tua atau anak, memasak, melakukan aktivitas baru.

Komentar